header-int

Pengawasan LPG 3 Kg

Kamis, 03 Mei 2018, 15:21:32 WIB - 20 View
Share
Pengawasan LPG 3 Kg

Laporan Kegiatan Bid. PKPB, senin 30 apr, terdiri dari : 
A. Rapat persiapan pengawasan penggunaan LPG 3 kg bersubsidi  bersama Pertamina, Polresta Samarinda, Disdag Kota Samarinda, Humas Prov. Kaltim di ruang kabid Perdagangan.
B. Pengawasan LPG 3 kg : 
1. Pengawasan dilakukan pada 15 Warung Makan + 4 Cabang Warung yg diawasi.
2. Dari 19 warung makan yg diawasi : 17 warung masih menggunakan LPG 3 kg dgn jumlah antara 5 sd 47 tabung.
3. 2 warung makan (Geprek Express jl. Sirad Salman, Pecel Family jl. P. Antasari) telah Menggunakan LPG 12 kg yg sebelumnya menggunakan LPG 3 kg.
4. Telah dilakukan pembinaan dan  sosialisasi thdp pelaku  usaha yg msh menggunakan tabung 3 kg terkait surat edaran bpk gubernur no 45 th 2018 ttg peruntukan penggunaan  tabung 3 kg yg  diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan  maks rp 1.5 jt/bln dan bagi pelaku usaha memiliki omzet maks rp 800 rb/hari, serta memberikan pemahaman sebagaimana tertera pada tabung LPG 3 kg " Hanya  Untuk Masyarakat Miskin"
5. Sebagian besar pelaku usaha memahami dan bersedia utk beralih dr tabung 3 kg ke tabung 5,5 kg dan 12 kg, dan perlu tindak lanjut pengawasan dlm proses pengalihan tsb.
6. Sebagai tindak lanjut akan diberikan surat teguran agar tidak menggunakan tabung 3 kg
7. Disinyalir masih banyak rumah makan yg menggunakan tabung 3 kg dan melakukan penumpukan hingga puluhan tabung/pelaku usaha perlu sos dan pengawasan  berkala  shg tdk merugikan masyarakat sesuai peruntukannya.,  
8. Baik perpres no 104 th 2007 ttg penyediaan,  pendistribusian serta penetapan LPG maupun permen esdm no 26 th 2009 ttg penyediaan dan pendistribusian LPG yg ditindaklanjuti dg SE gub kaltim no 45 th 2018 ttg peruntukan penggunaan LPG 3 kg. Payung   hukum hanya sampai pada agen dan pangkalan dmn HET di pangkalan utk kota smd rp 17.000, smntr di tk pengecer bervariasi rp 23 rb sd rp 25 rb bahkan disaat permintaan tinggi  bs mencapai rp 30 rb sd rp 35 rb. 
9. Msh dlm tahap wacana dg pihak pertamina dan perlu koordinasi lbh intensif dg bbrp pihak utk sepakat sesuai aturan perundang-undangan yg berlaku membuat satu aturan berupa pergub yg akan diikuti oleh perwali/perbup agar pangkalan membuat kartu identitas pengecer shg pengawasan thd peruntukan penggunaan LPG tepat sasaran dan lbh efektif serta diharapkan hrg bs terkendali. 

Unidha DINAS PERINDAGKOP & UKM PROV. KALTIM
© 2018 Dinas Perindagkop & UKM Prov. kaltim Follow Dinas Perindagkop & UKM Prov. kaltim : Facebook Twitter Linked Youtube