SEKILAS INFO
Sekilas Info
*Selamat datang di website baru kami, nikmati segala kemudahan dalam pencarian informasi yang kami sajikan.
KREDIT UMKM TEMBUS RP 18,76 TRILIUN
Responsive image
umum UMKM & INDUSTRI

SAMARINDA - Meski melambat dibanding tahun lalu, pertumbuhan kredit untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kaltim masih terjaga dalam tren positif. Dengan realisasi mencapai Rp 18,76 triliun, triwulan II lalu, kucuran dana untuk pebisnis skala kecil tersebut membukukan share 29,39 persen dari total kredit di Bumi Etam. Tercatat dalam Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim, kontribusi tersebut lebih besar dibanding triwulan sebelumnya yang hanya 27,88 persen dengan nilai kredit sebesar Rp 17,8 triliun.

Begitu pula dengan penambahan rekening, yang bertambah dari 122.664 menjadi 126.425 nasabah.Deputi Bidang Ekonomi Moneter KPw-BI Kaltim Teguh Setiadi menjelaskan, untuk karakteristik kawasan industri seperti Kaltim, realisasi kontribusi UMKM dalam kredit daerah tersebut sudah terbilang wajar. “Secara historis, memang hanya pada kisaran 30 persen sejak beberapa tahun  lalu,” ucap Didi, sapaan akrabnya.

Meski tak menampik dominasi sektor-sektor utama seperti pertambangan batu bara dan migas pada perekonomian Kaltim, dia menyatakan hal tersebut bukanlah pemicu stagnannya kredit UMKM tersebut. Pertumbuhan sektor besar, kata dia, justru memberi rangsangan terhadap aliran modal untuk pengusaha di sektor kecil.

“Harusnya memang tidak begitu (kredit tertahan karena dominasi pertambangan, Red). Tumbuhnya sektor-sektor besar juga menarik bagi pengusaha kecil. Dengan pemberdayaan yang baik, saya rasa kredit UMKM akan terus tumbuh seiring kelangsungan usaha mereka,” urainya.

Menilik jenisnya, kredit UMKM di Kaltim didominasi kelompok modal kerja, dengan share 67,09 persen. Sedangkan sisanya, tersalur sebagai kredit investasi.

Secara sektoral, kredit perdagangan dominan dengan kontribusi hingga 42,88 persen. Disusul jasa dunia usaha dan konstruksi dengan kontribusi masing-masing mencapai 14,5 persen dan 13,3 persen dari total 18,76  triliun tersebut.

Sementara berdasarkan stratifikasi, secara umum, kredit di Kaltim memang didominasi nasabah besar, dengan nilai saldo di atas Rp 100 juta. Dua golongan lain, yakni kisaran kurang dari Rp 10 juta dan kisaran Rp 10 juta - 100 juta, hanya memberi share masing-masing 2,24 dan 5,18 persen.

Namun, dari sisi jumlah nasabah, justru sebaliknya. Golongan debitur dengan kredit di bawah Rp 10 juta dan Rp 10 juta - 100 juta masing-masing memberi share sebesar 35,12 dan 30,76 persen dari total kredit.

Selaras dengan fenomena kredit, nominal nilai dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan di Kaltim juga didominasi kelompok di atas Rp 100 juta dengan share mencapai 82,46 persen. Sementara, dari sisi jumlah rekening kelompok di bawah Rp 100 juta balik mendominasi dengan share mencapai 83,79 persen.

Sementara itu, berbicara kualitas pada triwulan II lalu, rasio kredit bermasalah atau non performing loans (NPL) UMKM di Kaltim kembali memburuk menjadi dari 4,59 pada periode sebelumnya menjadi 6,42 persen. Kondisi tersebut selaras dengan angka NPL kredit non-UMKM yang berada pada posisi 5,05 persen, melebihi ambang wajar yang ditetapkan BI, yakni 5 persen.

Berbeda dengan kredit UMKM yang telah direkapitulasi hingga Juni, data kredit usaha rakyat (KUR) di Kaltim terhimpun sebulan lebih lambat. Pada periode April-Mei lalu, tercatat, KUR di Kaltim telah mencapai plafon Rp 3,93 triliun, dengan outstanding sebesar Rp 1,51 triliun dari 182.285 nasabah.

Secara nominal, bobot KUR di Kaltim relatif tinggi. Angka rata-rata Rp 21,58 juta per debitur, masih lebih tinggi dibanding rerata nasional yang hanya Rp 14 juta per debitur.

Dari sisi pertumbuhan, kinerja penyaluran KUR di Kaltim triwulan II lalu melambat menjadi 29,16 persen, setelah triwulan sebelumnya tumbuh 38,46 persen. Perlambatan tersebut searah dengan penyaluran KUR secara nasional yang melambat dari 35,64 menjadi 33,34 persen.(dt-rima) 

Sumber : Kaltim Post Online

Artikel Terkait
Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Isi masukan dengan tanda *


SARAN

Masukan saran anda

STATISTIK PENGUNJUNG
Pengunjung hari ini : 180
Hits hari ini : 534
Total pengunjung : 40321
Total Hits : 772207
HUBUNGI KAMI
Jl. Basuki Rahmat No. 55 Kode Pos 75117.
Kotak Pos 1049.
SAMARINDA
E-mail : indagkop.kaltim@gmail.com
Telp (0541) 742482 - 206335 Fax (0541) 742495.
© Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UMKM Provinsi Kalimantan Timur - 2015