SEKILAS INFO
Sekilas Info
*Selamat datang di website baru kami, nikmati segala kemudahan dalam pencarian informasi yang kami sajikan.
Diklat RAT PPU
Responsive image
kegiatan koperasi

Hari ini Rabu, (20/4), adalah untuk yang ke -5 kalinya, kami membuka pelatihan Penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi di Penajam Paser Utara, dari rencana 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur, sehingga masih ada 5(lima) lagi kabupaten/kota menyusul. Mungkin ada yang bingung mengapa penyelenggaraan RAT Koperasi saja memerlukan pelatihan...?

Kalimantan Timur memiliki 5.345 unit koperasi, diantaranya yang aktif 3.200 unit (59,87 persen). Dari koperasi aktif tersebut diantaranya baru sebanyak 96 Koperasi telah memiliki Nomor Induk Koperasi (lainnya menyusul) sedangkan yang tidak aktif sebanyak 2.145 unit atau sebesar 40,13 persen. Dari jumlah yang tidak aktif ini sebanyak 327 telah dibubarkan, sedangkan sisanya sebanyak 568 unit diwajibkan mengembalikan/menyelesaikan kewajibannya kepada anggota dan pihak-pihak lain, serta 1.250 unit lainnya memerlukan penataan ulang sebelum penetapan statusnya. Dari koperasi aktif, dan tidak aktif diatas masih ribuan yang belum melakukan RAT, pertanyaanya mengapa RAT begitu penting ?

Pernah saya diundang menghadiri acara pembukaan rapat RAT Koperasi, untuk menyampaikan arahan, namun karena ada rapat kerja pada saat bersamaan, saya datang terlambat. Karena terlambat, maka rangkaian acara RAT sudah dilakukan. Suasana ruangan rapat saat itu, sangat tegang, terjadi argumentasi antara pengurus dan anggota yang sangat alot. Untungnya karena datang terlambat, saya sempat mencatat beberapa point dan diminta menyampaikan arahan setelah pertanggung jawaban.

Tahukah Anda, dari 14 (empatbelas) point penting yang saya catat, sebagian besar bersumber dari belum dilaksanakannya prinsip-prinsip good corporate governance (GCG), yang semestinya juga menjadi prinsip penyelenggaraan koperasi yang bersifat demokratis, kekeluargaan, mandiri dan akuntabel. Sedangkan persoalan lainnya adalah bersumber dari kelengkapan kehadiran pengurus, pelaksanaan fungsi-fungsi pengurus serta pengawasan. Prinsip-prinsip GCG yang tidak dilaksanakan adalah asas tranparansi, partisipasi, pengawasan, kepastian hukum, efisiensi dan efektivitas, akuntabilitas, profesional, dan lain-lain.

Nah RAT merupakan forum tanggungjawab dan tanggung gugat terhadap pemanfaatan sumberdaya koperasi yang harus dilakukan oleh pengurus kepada anggota setiap 1 (satu) tahun sekali, jadi melalui pintu pemahaman akuntabilitas ini diurai hal-hal yang harus dilakukan oleh pengurus, dan pengawas agar koperasi dapat berjalan baik.

Artikel Terkait
Tinggalkan Komentar

Email anda tidak akan dipublikasikan. Isi masukan dengan tanda *


SARAN

Masukan saran anda

STATISTIK PENGUNJUNG
Pengunjung hari ini : 30
Hits hari ini : 105
Total pengunjung : 45819
Total Hits : 830698
HUBUNGI KAMI
Jl. Basuki Rahmat No. 55 Kode Pos 75117.
Kotak Pos 1049.
SAMARINDA
E-mail : indagkop.kaltim@gmail.com
Telp (0541) 742482 - 206335 Fax (0541) 742495.
© Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UMKM Provinsi Kalimantan Timur - 2015