SEKILAS INFO
Sekilas Info
*Selamat datang di website baru kami, nikmati segala kemudahan dalam pencarian informasi yang kami sajikan.
FASILITASI UKM CENTER DI KOTA TENGGARONG

 

 

 

 

Klik foto untuk memperbesar.

Gerbang Raja sebagai Grand Strategy Arah Pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara 2011 – 2015 telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan :

Visi

Menuju terwujudnya masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berkeadilan

Misi

  1. Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan dengan menitikberatkan pada motivasi dan pengawasan pelaksanaan “Good Governance”.
  2. Meningkatkan kualitas dan daya saing menuju SDM yang unggul, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.
  3. Menumbuhkan sentra perekonomian dan pengembangan usaha rakyat dengan tetap menjaga iklim investasi dalam kerangka penciptaan lapangan kerja.
  4. Meningkatkan sumber-sumber pendapatan dan pengembangan potensi serta daya saing agrobisnis, industri dan pariwisata.
  5. Meningkatkan pemerataan infrastruktur pembangunan untuk menjangkau layanan fasilitas umum, baik secara secara kualitas maupun kuantitas.
  6. Menetapkan penyelenggaraan pembangunan berwawasan lingkungan dan pelestarian sumber daya alam.
  7. Peningkatan peran aktif perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

Tanggung Jawab

  1. Mendorong usaha mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang tak terbaharui (Unrenewable Resource) ke sumber daya alam yang terbaharui (Renewable Resource).
  2. Mewujudkan kemandirian ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan potensi wilayah secara optimal.
  3. Meningkatkan investasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja.

Sasaran

  1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat.
  2. Meningkatnya PDRB Migas dan Tanpa Migas.
  3. Meningkatnya pendapatan perkapita.
  4. Meningkatnya investasi.

Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Bidang Industri

Meningkatkan daya saing industri dan mendorong optimalisasi penggunaan sumber daya local untuk memperkokoh kemitraan hulu, hilir serta industri kecil, menengah dan besar.

Program Pencapaian Misi

      1. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah dengan indikator kinerja yang akan dicapai :

      a. Meningkatnya fasilitasi pengembangan terhadap pelaku usaha IKM yang diukur melalui :

          1. Jumlah fasilitasi pengembangan IKM terhadap pemanfaatan potensi sumber daya.

          2. Jumlah kegiatan pembinaan IKM dalam membentuk klaster industri.

          3. Jumlah tenaga kerja yang terserap pada IKM.

          4. Jumlah kegiatan fasilitasi kerjasama kemitraan industri mikro, kecil dan menengah (IMKM) dengan swasta.

         5. Jumlah fasilitasi kemudahan ijin bagi usaha IKM.

         6. Jumlah fasilitasi kemudahan perbankan/permodalan bagi IKM.

         7. Jumlah Dana Permodalan bagi IKM melalui lembaga penjamin kredit daerah (LPKD).

         8. Jumlah fasilitasi kerjasama kemitraan industri makro, kecil dan menengah dengan swasta.

    b. Meningkatnya unit usaha industri kecil dan menengah yang diukur melalui :

        1. Jumlah unit usaha IKM.

        2. Jumlah jenis usaha IKM.

    c. Terwujudnya Klinik IKM yang diukur melalui :

        1. Jumlah IKM yang terfasilitasi.
        2. Jumlah IKM yang berkembang.
        3. Jumlah IKM yang mudah untuk akses pemasaran dan permodalan.

   2. Program Kemampuan Teknologi Industri dengan indikator program yang akan dicapai :

       a. Meningkatnya pemanfaatan teknologi industri yang diukur melalui :

       1. Jumlah fasilitasi pengembangan IKM terhadap pemanfaatan potensi sumber daya.
       2. Jumlah penerapan standar produk sesuai SNI untuk mendorong daya saing industri.
       3. Jumlah IKM berbasis teknologi agroindustri.

   3. Program Penataan Struktur Industri dengan indikator program yang akan dicapai :

       a. Meningkatnya penataan struktur industri yang diukur melalui :

  1.  Jumlah kebijakan keterkaitan industri hulu – hilir.
  2.  Jumlah ketersediaan sarana dan prasarana klaster industri.
  3.  Jumlah pembinaan keterkaitan produksi industri hulu hingga hilir.
  4.  Jumlah kawasan pengembangan industri terpadu yang berbasis agroindustri.

        b.Terciptanya Kawasan Unggulan Ekonomi (KUE) per kecamatan yang diukur melalui :

  1. Jumlah jenis komoditas unggulan yang telah menembus pasar.
  2. Jumlah Kawasan Unggulan Ekonomi (KUE).

Kontak :

Jl Imam bonjol No 58 kel Melayu tenggarong. Telp (0541) 661281, fax (0541) 664541.

SARAN

Masukan saran anda

STATISTIK PENGUNJUNG
Pengunjung hari ini : 177
Hits hari ini : 466
Total pengunjung : 40321
Total Hits : 772139
HUBUNGI KAMI
Jl. Basuki Rahmat No. 55 Kode Pos 75117.
Kotak Pos 1049.
SAMARINDA
E-mail : indagkop.kaltim@gmail.com
Telp (0541) 742482 - 206335 Fax (0541) 742495.
© Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UMKM Provinsi Kalimantan Timur - 2015