SEKILAS INFO
Sekilas Info
*Selamat datang di website baru kami, nikmati segala kemudahan dalam pencarian informasi yang kami sajikan.
KAWASAN INDUSTRI

Pada kawasan industri di Kalimantan Timur dalam proses pengembangan dan pembangunan,   yaitu :

a.   Kawasan Industri Kariangau (KIK)

Kawasan yang direncanakan untuk Kawasan Industri Kariangau (KIK) berlokasi di daerah pesisir kota Balikpapan, karakteristik tersebut menjadi dasar prima perencanaan kawasan tersebut yaitu mengembangkan kawasan perkotaan yang kondusif terhadap keseimbangan lingkungan hidup pesisir dan sebagai pusat pertumbuhan baru dengan basis kegiatan industri. Saat ini, pada area tersebut sudah masuk beberapa perusahaan, namun sebagian besar areanya masih berupa hutan belantara, alang-alang, rumput liar dan sejenisnya sehingga masyarakat sekitar tidak mendapatkan manfaatnya secara ekonomi karena mereka memanfaatkan lahan tersebut sebagai perladangan berpindah .Dengan lokasi yang bagus dan strategis dan setelah pemberlakuan Undang Undang No. 32 dan 34 tahun 2004, pemerintah daerah bermaksud untuk mengembangkan daerah tersebut menjadi kawasan industri dengan nama Kawasan Industri Kariangau (KIK) untuk kesejahtraan rakyat. Kawasan industri Kariangau direncanakan seluas 5.000 hektar yang berlokasi di Kelurahan Kariangau kecamatan Balikpapan Barat. Tahap pengembangan pertama seluas 1.989,54 hektar sementara sisanya akan dikembangkan kemudian. Dalam pengembangan daerah ini, pemerintah daerah membagi dengan fungsi yang berbeda-beda seperti pelabuhan dengan luas 56,5 hektar, kawasan industri dengan luas 399.288 hektar dan sarana pendukung (perumahan, pendidikan, pusat hiburan, dan sarana olah raga) seluas  339.267  hektar. Pada saat ini telah dikeluarkan ijin usaha untuk beberapa perusahaan antara lain :

  1. PT. Dermaga Kencana Indonesia.
  2. PT. Mekar Bumi Andalas.
  3. Pelabuhan Peti Kemas.
  4. PT. Kutai Chip Mill.
  5. PT. Forestra Hijau Lestari.
  6. PT. Paradigma Sejahtera.
  7. PT. Kaltim Kariangau Industry.
  8. PT. Kariangau Power.
  9. PT. Dermaga Perkasa Pratama.
  10. 10.   PT. Petrosea.

Kawasan industri Kariangau terletak di tepi jalan arteri regional Balikpapan menuju jembatan penyeberangan teluk Balikpapan, akses untuk mencapainya dapat dilakukan melalui beberapa cara, dengan waktu tempuh yang bervariasi. Waktu tempuh dari Bandara Sepinggan hanya 60 menit. Perlu waktu 45 menit dar pusat kota Balikpapan dengan jalan arteri regional Balikpapan-Samarinda di kilometer 12,9. Hanya 15 menit dengan speedboat dari Pelabuhan Kampung Baru, Balikpapan. Investasi di Kawasan Industri tersebut akan sangat menguntungkan sekali karena lokasi Balikpapan yang sangat strategis dan juga didukung oleh infrastruktur yang memadai serta komitmen dari seluruh jajaran pemerintah kota untuk menjadikan kota Balikpapan kota terbaik untuk berinvestasi.

 

b.    Kawasan Industri Maloy (KIPI MALOY )

     Kalimantan Timur, negeri kaya akan sumber daya alam, berupaya menggeser kedigdayaan batu bara yang saat ini mendominasi angka ekspor di daerah itu.

r

Pengembangan industri berbasis pertanian melalui Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy yang diperkuat dengan Inpres No 1/2012 menjadi asa untuk menggeser kerajaan batu bara.

    Target 1 juta hektare lahan sawit pada 2013 yang telah ditetapkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sudah terealisasi dan rencananya akan ditambah menjadi 2,4 juta hektare.

     Luasan lahan ini tentunya akan menjadikan Kaltim sebagai provinsi penghasil crude palm oil  (CPO) terbesar di Indonesia. Karena itu, keberadaan KIPI Maloy seolah menjadi jalan untuk menggantikan sumber daya alam yang diperbarui sebagai sumber pertumbuhan ekonomi regional.

        

     KIPI Maloy memiliki dua konsep pembangunan :

  • membangun klaster industri oleokimia
  • pengolahan hasil perkebunan berskala internasional.

 

Hal ini dalam rangka meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan pekerjaan dan peluang bisnis serta menyediakan kawasan industri yang berdaya saing tinggi dengan dukungan insentif dan berbagai kemudahan. Rencananya, total investasi yang dibutuhkan di kawasan industri tersebut mencapai Rp 4,77 triliun dengan luas kawasan 5.305 hektar. Namun, untuk pengembangan tahap pertama 1.000 hektar terlebih dahulu dengan status lahan yang benar-benar siap seluas 577 hektar. Lahan seluas 577 hektare tersebut merupakan lahan yang berada pada kondisi yang sesuai. Sisanya, merupakan areal lahan mangrove yang tidak akan diganggu karena pembangunan tersebut nantinya tidak akan mengganggu ekosistem yang sudah ada di sekitar kawasan yang berada dekat dengan teluk tersebut.

     Nantinya, di dalam kawasan itu akan dibangun industri olein, industri peleburan aluminium, stearin dan PFAD (palm fatty acid distillate), industri asam lemak, industri biodiesel dan minyak goreng. Selain itu kawasan penunjang seperti pelabuhan, power plant 2×100 MW, jalur rel kereta api dan terminal batu bara. Dalam area industri okeokimia dibangun pelabuhan CPO dengan kemampuan diatas 100.000 DWT.

     Pada sisi darat dibangun diatas areal seluas 115,38 hektare dengan fasilitas kantor, workshop, fire house dan tangki penyimpanan sebanyak 19 unit dengan kapasitas masing-masing 3.000 ton per unit. Tercatat telah ada 19 investor potensial yang sudah berminat untuk berinvestasi di lokasi tersebut. Namun, pihak Badan Pengelola KIPI Maloy belum bisa menawarkan dan mengarahkan lokasi yang potensial kepada para investor.

     Di Kalimantan Timur  ada 49 pabrik kelapa sawit yang tersebar di Kabupaten Paser 13 pabrik, Penajam Paser Utara 1 pabrik, Kutai Barat 1 pabrik, Kutai Timur 16 pabrik, Berau 3 pabrik, Nunukan 5 pabrik, Kutai Kartanegara 8 pabrik dan 2 pabrik di Bulungan. Ke-49 pabrik itu memiliki kapasitas produksi hingga 2.360 ton tandan buah segar (TBS) per jam.  Ke- 8 (delapan) pabrik kelapa sawit itu akan tersebar di Berau, Paser, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara. Sektor ini (CPO) akan menjadi andalan  dapat dilihat tabel di bawah ini :

        & nbsp;      

      Tabel 5.

                         Perkembangan Pabrik Kelapa Sawit (CPO)                       

                      Tahun 2013

No

Kabupaten /Kota

Pabrik Kelapa Sawit

1

Paser

13 Unit

2

Penajam Paser Utara

1 Unit

3

Kutai Barat

1 Unit

4

Kutai Timur

16 Unit

5

Berau

3 Unit

6

Nunukan 

5 Unit

7

Kutai Kertanegara

8 Unit

8

Bulungan

              2 Unit

r

 

SARAN

Masukan saran anda

STATISTIK PENGUNJUNG
Pengunjung hari ini : 30
Hits hari ini : 122
Total pengunjung : 45819
Total Hits : 830715
HUBUNGI KAMI
Jl. Basuki Rahmat No. 55 Kode Pos 75117.
Kotak Pos 1049.
SAMARINDA
E-mail : indagkop.kaltim@gmail.com
Telp (0541) 742482 - 206335 Fax (0541) 742495.
© Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UMKM Provinsi Kalimantan Timur - 2015