Rabu, 02 Des 2020, WIB
Kamis, 19 Okt 2020, 15:53:36 WIB
Humas Disperindagkop & UKM Kaltim, Kategori : Artikel Indagkop, 4 View

KUKAR - Seni dan kesabaran, menyulam bukanlah pekerjaan mudah, dibutuhkan proses yang harus dilewati demi mendapatkan sehelai kain yang tidak hanya bernilai pakai, tetapi juga bernilai seni. 

Tidak hanya dalam bentuk kain sulaman, tumpar juga banyak diaplikasikan ke berbagai jenis barang seperti tas, pakaian, sarung bantal, topi hingga ke hiasan dinding. Aneka ragam corak seperti flora dan fauna menambah cantik kain sulaman yang banyak memikat hati para wisatawan.

Tumpar sendiri dibuat dari rangkaian benang berwarna biasanya memiliki desain penuh warna yang memberikan kesan ceria dan optimis. Dengan proses awalnya adalah membuat pola lalu tusuk rantai kemudian tumpar atau bahasa Indonesia adalah menyulam. Selain media kain hasil alam ulap doyo juga bisa dijadikan media. Tumbuhan yang banyak berkembang di wilayah Kalimantan ini memang digunakan untuk bahan beberapa kerajinan.

Sabtu, 10 Oktober 2020, Dekranasda Kaltim berkesempatan mengunjungi galeri Pemayuq by Pokant Takaq di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di Jalan Mangkuraja 6 RT. 22 Nomor 54.

Disini banyak hasil jemari Ibu Hamidah dan kawan-kawan. Mulai dari baju, tas, hiasan dinding, pernak - pernik dan yang sedang banyak digunakan setiap orang saat ini, Masker.

Sambutan hangat wanita paruh baya yang menunggu rombongan Dekranasda Kaltim di teras rumah bersama sang suami. "Silahkan masuk," Ujar Hamidah, mempersilahkan kami untuk masuk kerumahnya, Sementara sang suami membantu mengarahkan parkir kendaraan. "Assalamualaikum," Timpal Nurulita, Kepala Bidang Humas Dekranasda Kaltim.

"Ayo sini duduk," Ajaknya. Kamipun masuk keruang tamu. Kaget ruang tamu Ibu Hamidah penuh dengan hasil karyanya.

Usai membuka perbincangan kami diajak menuju galeri, tepat disebelah ruang tamunya ukurannya sekitar lebar 4 meter, panjang 5 meter. Etalase almunium penuh dengan hasil jemarinya, warna - warni sepadan dengan rasa optimis Ibu Hamidah dan kawan-kawan untuk tetap bisa mengais rezeki ditengah pandemi.

"Masker Tumpar, yang lagi ramai dipesan saat ini," Cetus Hamidah. Bagaimana tidak sekarang semua orang wajib mematuhi protokol kesehatan. 



Jumat, 15 Okt 2020, 15:53:36 WIB Oleh : Humas Disperindagkop & UKM Kaltim 884 View
Pendaftaran Bantuan pelaku Usaha Mikro (BPUM)
Jumat, 14 Okt 2020, 15:53:36 WIB Oleh : Humas Disperindagkop & UKM Kaltim 29 View
Fasilitasi Sertifikasi Halal di Samarinda
Jumat, 15 Okt 2020, 15:53:36 WIB Oleh : Humas Disperindagkop & UKM Kaltim 116 View
Kuis PUEBI



Tuliskan Komentar

Loading....


Testimoni Peserta Pelatihan Pengolahan Produk Makanan Senin, 23 Okt 2020 - Dilihat 30 Kali